Keterlambatan Proteksi Tim Penghijauan Selama Maret 2020

Himmah Online, Yogyakarta– Tim Penghijauan Pengelola Fasilitas Kampus (PFK) Universitas Islam Indonesia (UII), Arkodin, merasa khawatir terkait keamanan kerja yang kurang memadai saat wabah virus COVID-19. Pernyataan itu diberikan kepada Reporter Himmah Online pada Kamis, 26 Maret 2020.

“Tidak ada pembekalan khusus, masker tidak ada, paling murah aja lah masker gak ada, buat cuci tangan satu botol-botol gitu (red- hand sanitizer) juga tidak ada,” lanjut Arkodin yang sehari-hari bekerja merawat Lapangan Bola UII. 

Arkodin menambahkan pihak Badan Wakaf UII yang menaungi PFK belum memberikan pembekalan khusus bagi Tim Penghijauan PFK UII selama Maret seperti Peraturan Pemerintah Nomor 88 Tahun 2019, yakni seharusnya menggunakan masker, disediakannya hand sanitizer serta pengecekan suhu kepada pekerja.

Proteksi tersebut baru diberikan kepada para pekerja diketahui mulai 15 April 2020 yaitu berupa masker bagi para pekerja.

Menjawab keluhan para pekerja terkait dengan fasilitas kesehatan selama Maret 2020, Danang selaku Staf Divisi Lingkungan PFK Yayasan Badan Wakaf UII, yang membawahi tim penghijauan memaparkan barang seperti masker dan sebagainya itu langka di pasaran.

“Dalam masalah perlengkapan keamanan kerja, dari pihak Badan Wakaf UII sudah dicarikan. Tetapi, barang tersebut langka di pasaran. Sehingga, personil bisa membeli sendiri dan nanti biaya bisa di rembers (mengganti uang -red) ke kantor,” jawabnya.

Terkait jam kerja, selama beredarnya isu COVID-19, Arkodin mengatakan kegiatan kerja masih berjalan normal dari jam enam pagi hingga pukul tiga sore sampai kemudian diliburkan sementara di hari Senin, 23 Maret 2020.

“Mulai dari hari Selasa, 24 Maret 2020 di instruksikan untuk libur total, belum ada jadwal lebih lanjut,” terangnya. 

Arkodin menjelaskan instruksi masuk kerja lagi kembali dari pihak Badan Wakaf UII yaitu tanggal 7 dan 14 April 2020. 

Setelah masuk kerja kembali, Danang, menyebutkan prosedural dan operasional kerja dari para pekerja kebersihan akan dilaksanakan 1-2 kali seminggu, tergantung kondisi lapangan. 

Jadwal kerja tersebut juga sesuai dengan yang disepakati pada rapat dan disetujui oleh Faishal, selaku Pimpinan PFK, hal tersebut guna menghindari risiko penyebaran virus COVID-19.

Danang juga menambahkan bahwa hal tersebut telah disampaikan lama ketika rapat, tetapi Danang tidak menyebutkan tanggal pasti dilaksanakannya rapat tersebut ketika dikonfirmasi.

“Itu sudah disampaikan lama saat rapat,” tutupnya.

Penulis: Zumrotul Ina Ulfiati

Reporter: Zumrotul Ina Ulfiati, Acmad Dhiyaul Haq

Editor: Hersa Ajeng Priska

Berita sebelumyaHermeneutika Perempuan
Berita berikutnyaSelamat Jalan, Mas AE

Podcast

Baca juga

Terbaru