Ruang

Pagebluk

Alkisah, di sebuah desa bernama Kembang baru saja kedatangan pemuda asing. Tidak ada satu pun orang yang tahu, darimana ia berasal. Tidak ada satu pun orang yang tahu jika ia malaikat yang diutus Tuhan untuk menguji hati manusia. Perut...

Cerita Pencari Dana

Keramaian belum mendominasi kala kami sampai di Pasar Pakem pagi itu. Hanya segelintir pembeli yang berkeliling, meskipun para pedagang telah siap dengan jualan masing-masing. Kami memarkirkan motor sebelum menurunkan plastik-plastik berisi dagangan. Meletakkannya di pinggir jalan, dekat trotoar. Syifa, kawan...

Kapan Nikah? Next Question Please!

Kenapa makin ke sini rasanya waktu berjalan makin cepat saja. Rasanya aku baru bangun pukul sebelas lewat tepat saat adzan dzuhur berkumandang, lalu tiba-tiba saat ini sudah pukul sembilan malam kala kebanyakan lampu-lampu di rumah penduduk dimatikan. Rasanya baru kemarin...

Obrolan Anak dan Bapak DPR

Sebuah pagi di awal bulan Oktober yang diguyur hujan untuk membasuh bumi. Musim penghujan tahun ini telah datang membawa setangkup rasa sedu yang terkubur dalam.Tetes air hujan tak hanya jatuh dan membasahi permukaan genteng dan dedaunan, akhir-akhir ini ia...

Perjalanan Tentang Kesetiaan

Dulu, aku pernah mendengar seorang teman berujar, bahwa ‘cinta lama’ itu ibarat tanaman kering. Bila kembali tersiram segarnya air hujan, maka lambat laun akan bersitumbuh kembali. Bahkan tak menutup kemungkinan akan tumbuh lebih subur dari sebelumnya. Entah mengapa, kini, kalimat...

Merawat Rindu di Masa Pandemi

Sembari duduk memandang keluar jendela dari lantai empat, Siti bertanya dalam hati, mengenai suaminya yang lama tak jumpa. Apa yang sekarang sedang dilakukannya? Di luar hanya sepi yang mengisi, orang berlalu lalang hanya sebatas hitungan jari. Kendaraan yang biasanya begitu...

Bujang Lapuk

Matahari menyorot lemah di antara sela-sela dabag rumah menunjukan waktu sudah mulai siang. Sudah satu jam lamanya Irkham duduk di atas risban yang terbuat dari kayu jati berwarna coklat yang sudah mulai pudar termakan waktu. Bagian kaki-kaki risban sudah...

Tuan & Puan

Untukmu Tuan dan PuanLembayung cintaku tuliskanSecarik rasaku sampaikanSecercah warna dibacakanSebuah untaian kata membius gendang telinga Begitu ramahnyaRamah tamah dan sopan santun Menjadi identitas luhur bangsa IndonesiaPendar mata yang terang tak pernah menuntut Untuk melulu melihat kesempurnaanKecantikan atau keburukan rupa Tak kan pernah habis...

Menjadi Api di Tengah Ladang Minyak

Jaka menutup pintu kamar kos setelah seorang tukang pos pergi. Sebuah surat yang cukup tipis. Dengan perangko berwarna oranye, bernilai 5 rupiah di pojok kanan atasnya. Tak seperti biasa, ia selalu mendapatkan surat yang cukup tebal, pastinya uang bulanan. Tapi...

Ketika Pencuri Pulang dari Penjara

Berulangkali Anselmus menghembuskan napas sebelum mengklarifikasi perbuatan aibnya di hadapan seluruh mata warga. Wajah yang rapuh oleh kesalahan dikemasnya rapi dalam luas hati.  Emilia, satu-satunya istri Anselmus terpaksa menutup muka dengan selempang tenun ibunya. Selempang itu penuh air mata, keringat...

Rekomendasi

Populer