Cerpen

Tidak Ada Padi yang Tiba-Tiba Merunduk

Di kampusnya, Sumerat merupakan orang yang biasa-biasa saja. Tidak pintar, tidak juga bodoh. Tapi teman-teman di kelasnya mengenalnya sebagai mahasiswa yang kritis. Paling sering bertanya kepada teman-temannya yang sedang presentasi, paling cepat menjawab pertanyaan yang dilemparkan dosen, dan paling...

Memberi Nama dan Membunuhnya

“Kita perlu mulai berpikir untuk membunuhnya. Dia sudah mulai berulah. Dan aku melihat ada dampak buruk yang lebih besar misal ini tetap dibiarkan.”***Dia datang mengejutkan banyak orang. Badannya kecil. Hitam. Gesit. Saat itu sedang rapat besar. Rapat yang dihadiri...

Rekomendasi

Populer