Meet and Great Ginatri S.Noer

Gina S. Noer (tengah) sedang memaparkan tentang suka duka menjadi penulis naskah, Kamis pekan lalu. Gina dalam acara yang digelar oleh LPM HIMMAH UII ini mengajak mahasiswa untuk berkretifitas dan turut berpartisipasi dalam perkembangan dunia perfilman.     (Foto oleh: Revangga Twin T.)

Gina S.Noer (tengah) sedang memaparkan tentang suka duka menjadi penulis naskah, Kamis pekan lalu. Gina dalam acara yang digelar oleh LPM HIMMAH UII ini mengajak mahasiswa untuk berkretifitas dan turut berpartisipasi dalam perkembangan dunia perfilman.
(Foto oleh: Revangga Twin T.)

Kamis 9 Januari 2014, bidang Perusahaan Himmah 24,1 menyelenggarakan acara Meet and Great dengan Ginatri S.Noer. Acara yang berlangsung selama 2 jam tersebut membahas tentang sosok Ginatri serta pengalamannya selama menjadi penulis. Acara yang berlangsung di gedung Ruang Audio Visual Ilmu Komunikasi Universitas Islam Indonesia terselenggara berkat kerjasama dengan Akademi Bercerita, Bentang Pustaka, Plotpoint Kreatif, LPM HIMMAH UII serta KafeJendela.

Ginatri S.Noer merupakan seorang creative preneur asal Indonesia. Dia adalah co-founder dan editor in chief di Plotpoint Publishing & Workshop. Gina juga dikenal sebagai penulis scenario film dan televisi. Karir sebagai penulis scenario diawali setelah memenangkan Close Up Movie Competition pada tahun 2004 melalui film pendek Ladies Room. Dia mengawali karir profesionalnya sebagai penulis scenario melalui film Independen Foto, Kotak dan Jendela pada tahun 2006. Tahun 2008 ia menulis scenario film Ayat-Ayat Cinta bersama suaminya, Salman Aristo. Gina juga merupakan salah satu penulis scenario Perempuan Berkalung Sorban, Hari untuk Amanda serta film Habibie dan Ainun.

Untuk menjadi seorang penulis scenario, kemampuan jurnalistik sangat diperlukan. Logika juga harus dimainkan untuk mendapat hasil yang sesuai saat riset dan wawancara tentang scenario yang mau dibuat. Selama menjadi penulis scenario, banyak kendala yang dialami Gina, terutama dalam hal mencari sosok yang bersangkutan. Selain itu cara menghadapi kritik dari seseorang juga harus diperhatikan agar kritik tersebut tidak membuat seorang penulis putus asa.

Gina juga menambahkan bahwa selama ia bekerja tidak memperhatikan soal materi. Sebanyak apapun materi yang ditawarkan jika dia tidak nyaman dengan ceritanya maka dia akan menolak karena seorang penulis harus merasa nyaman dahulu dan suka dengan alur ceritanya serta ikhlas dalam mengerjakannya.

 

Berita sebelumyaBukan Otak Kadal
Berita berikutnyaSejahtera Dengan Asuransi

Podcast

Baca juga

Terbaru