Aksi Kenduri Suara Ibu Indonesia #2 Serukan Stop Program Makan Bergizi Gratis

Diah Widuretno (kiri) dan Kalis Mardiasih (kanan) berdiskusi dengan para peserta aksi Kenduri Suara Ibu Indonesia #2, menyoroti kasus keracunan massal program Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Bundaran UGM, Jumat (03/10). Foto: Staff Himmah/Livia Syafiq Amiena
Beberapa ibu peserta Kenduri Suara Ibu Indonesia #2 menikmati hidangan bersama di Bundaran UGM, pada Jumat (03/10) Foto: Staff Himmah/Zika Nailul Alawiyah
Siti Fauziah atau yang dikenal sebagai Bu Tejo, hadir dalam aksi Kenduri Suara Ibu Indonesia #2 dan menyampaikan pandangannya terkait kasus keracunan massal program MBG kepada awak media di Bundaran UGM, pada Jumat (03/10). Foto: Staff Himmah/Livia Syafiq Amiena
Salah satu peserta aksi Kenduri Suara Ibu Indonesia #2 mengangkat poster penolakan program MBG, bertuliskan “EMYU Gak Juara Gapapa yang Penting STOP MBG!” di Bundaran UGM, pada Jumat (03/10). Foto: Staff Himmah/Livia Syafiq Amiena
Salah satu peserta Kenduri Suara Ibu Indonesia #2 mengangkat poster berisi pesan analogi untuk pemerintah bertuliskan “Kalau Atap Rumah Bocor, yang Harus Dilakukan Adalah… Menambal Atapnya. Bukan dengan Memberikan Jas Hujan Gratis ke Setiap Penghuni Rumah” di Bundaran UGM, pada Jumat (03/10). Foto: Staff Himmah/Livia Syafiq Amiena
Sejumlah ibu-ibu yang hadir dalam aksi Kenduri Suara Ibu Indonesia #2 memukul perabotan rumah tangga sebagai bentuk aksi simbolik melawan pembodohan dan ketidakadilan dalam program MBG di Bundaran UGM, Yogyakarta, pada Jumat (03/10). Foto: Staff Himmah/Zika Nailul Alawiyah