Massa Aksi Hari Buruh di Jogja Desak Pemenuhan Janji Kesejahteraan

Massa aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dari DPD KSPSI DIY membentangkan spanduk bertajuk “Sahkan UU Ketenagakerjaan Sesuai Putusan MK” di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, pada Jumat (1/5). Foto: Himmah/Muhammad Beltsazar Rosaldi

Sejumlah massa aksi buruh menyuarakan berbagai tuntutan terkait kondisi ketenagakerjaan, dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (1/5). Foto: Himmah/Zika Nailul Alawiyah

Sejumlah peserta aksi membawa poster-poster yang berisi kritik terhadap kondisi kerja dan upah yang dirasakan oleh pekerja, pada Hari Buruh Internasional (May Day) di Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Jumat (1/5). Foto: Himmah/Zika Nailul Alawiyah

Massa aksi dari Aliansi Mei Melawan (AMEL) membentangkan spanduk bertuliskan "Tolak Komersialisasi Pendidikan Jamin Kesejahteraan Buruh dengan Layak, Kembalikan Militer ke Barak" dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di depan Gedung DPRD DIY, Jumat (1/5). Foto: Himmah/Irjabarina Dyah Bramandari

Salah satu peserta aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) mengangkat spanduk bertuliskan "Hentikan dan Kembalikan Seluruh Dana yang Dirampas oleh Program MBG" di tengah massa aksi, di depan Gedung DPRD DIY, Jumat (1/5). Foto: Irjabarina Dyah Bramandari

Beberapa spanduk berisi tuntutan dalam aksi peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) dibentangkan di depan Gedung DPRD DIY, Jumat (1/5). Foto: Himmah/Irjabarina Dyah Bramandari