Tri Suci Waisak 2568

Para Bhikkhu dan umat Buddha melaksanakan kirab yang dimulai dari Candi Mendut hingga Candi Borobudur, pada Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 Buddhis Era (BE) , Kamis (23/4). Foto: Himmah/Muhammad Fazil Habibi Ardiansyah

Umat Buddha bersama para Bhikkhu melakukan ritual sembahyang pada Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE, di Candi Borobudur, Kamis (23/4). Foto: Himmah/Subulu Salam

Panitia mensterilkan area dari pengunjung sebelum lampion diterbangkan pada Festival Lampion Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE, di Candi Borobudur, Kamis (23/5). Foto: Himmah/Subulu Salam

Daliman (60) salah satu pemungut sampah untuk pakan lele sedang meneduh sambil mengangkat tongkat sampah. Foto: Himmah/Eka Ayu Safitri

Seorang bhikkhu menyalakan lilin lentera yang membentuk bangunan Candi Borobudur disaksikan oleh hadirin Festival Lampion Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE, di Candi Borobudur, Kamis (23/5). Foto: Himmah/Agil Hafiz

Pengunjung mulai menerbangkan lampion setelah meditasi dengan membentuk kelompok empat sampai enam orang di festival Lampion Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE, di candi Borobudur, Kamis (23/24). Foto: Himmah/Queena Chandra 

2568 Lampion diterbangkan pengunjung dalam rangka memperingati Hari Raya Tri Suci Waisak 2568 BE, di Candi Borobudur, Kamis (23/4). Foto: Himmah/Subulu Salam

Terbaru

Skip to content